Bo Mi Khai Wu : Story 2

June 10, 2009

LiLin-RaKsASaStory :

Menjelang Imlek suatu waktu, teman papa saya yang sangat kaya menyumbang beberapa lilin yang besarnya sepaha manusia. Namun setelah dia lihat di kelenteng tersebut ada yang menyumbang lilin sebesar paha gajah dia tidak mau kalah. Dia menyumbang lagi lilin yang kali ini lebih besar dari tiang bangunan kelenteng itu. Intinya, dia mau lilin yang dia sumbang adalah lilin yang paling besar yang ada di kelenteng itu, dan namanya terukir besar di lilin yang dia sumbang. Begitu pula dengan hio yang dia pakai, besarnya seperti lengan orang dewasa. Read the rest of this entry »


Mimpi Kelenteng Wajah Baru

May 22, 2009

01aApa yang timbul dalam benak kita bila kita membayangkan tentang sebuah kelenteng? Kesan apa pula yang kita dapat bila kita mengunjungi sebuah kelenteng untuk sembahyang? Kusam, kotor, gelap, debu yang tebal, seram, angker dan mata merah yang berlinang airmata adalah sebagian daripadanya.

Kesan itu telah melekat sedemikian lama sejak kita dulu pertama kali menginjakkan kaki di kelenteng, mungkin sewaktu diajak oleh orang tua kita atau malah oleh  kakek nenek kita, dan kesan itu masih ada sampai saat ini. Read the rest of this entry »